Tampilkan postingan dengan label askarindo. Tampilkan semua postingan

WINGBOX

 CV. MULTIDAYA RAHARJA

Bergerak di industry karoseri kendaraan menerima pembuatan TRUK WING BOX  untuk operasional Bisnis Anda . 


Info 


WAWAN HERMAWAN 
M / WA  081210756922 
Jl. Mt Haryono, Setu, Bekasi Regency, West Java 17320

email : multidayaraharja@gmail.com 
Web : PT.Masinton Indotrading
Blog : CV. Multi Daya Raharja Blog
Google Map : CV.Multi Daya Raharja
Google Sites : Multi Daya Raharja






Read more

SANDBLASTING

                                                CV. MULTIDAYA RAHARJA

PENGERTIAN SANDBLASTING 
Musuh  seluruh benda berbahan dasar metal/besi adalah karat/korosi. Ada salah satu cara yang paling efektif dan cepat untuk mengusir karat/korosi yaitu sandblasting.Sandblasting, adalah proses penyemprotan abrasive material biasanya berupa pasir silika atau steel grit dengan tekanan tinggi pada suatu permukaan dengan tujuan untuk menghilangkan material kontaminasi seperti karat, cat, garam, oli dll. Selain itu juga bertujuan untuk membuat profile (kekasaran) pada permukaan metal agar dapat tercapai tingkat perekatan yang baik antara permukaan metal dengan bahan pelindung misalnya cat. Tingkat kekasarannya dapat disesuaikan dengan ukuran pasirnya serta tekanannya. Perlu diketahui berhasil atau gagalnya suatu pengecatan sangat tergantung pada tingkat kebersihan dan tingkat perekatan antara cat dan permukaan serta tingkat kepadatan dan perataan dari cat itu sendiri.
Sandblasting merupakan proses yang diadaptasi dari teknologi yang biasa digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang oil & gas, industri, ataupun fabrikasi guna membersihkan atau mengupas lapisan yang menutupi sebuah obyek yang biasanya berbahan dasar metal/besi dengan bantuan butiran pasir khusus yang ditembakkan langsung dari sebuah kompresor bertekanan tinggi ke obyek.
Sandblasting terbagi atas 2 jenis, yaitu
1. Dry Sandblasting
Dry Sandblasting biasa diaplikasikan ke benda-benda berbahan metal/besi yang tidak beresiko terbakar, seperti tiang-tiang pancang, bodi dan rangka mobil, bodi kapal laut, dan lain-lain
2. Wet Sandblasting

 Wet Sandblasting diaplikasikan ke benda-benda berbahan metal/besi yang beresiko terbakar atau terletak di daerah yang beresiko terjadi kebakaran, seperti tangki bahan bakar, kilang minyak (offshore), ataupun pom bensin, dimana pasir silica yang digunakan dicampur dengan bahan kimia khusus anti karat yang berguna untuk meminimalisir percikan api saat proses sandblasting terjadi.
Namun begitu, alat yang digunakan tetaplah sama, terdiri dari kompresor, tabung penyaring udara (Airblast Breathing Air Filters), tabung penampung pasir (blast pot), selang, nosel, helm khusus untuk dikenakan oleh sang operator sandblasting.
Keuntungan dari Sandblasting :
1. Membersihkan permukaan material (besi) dari kontaminasi seperti karat, tanah, minyak, cat, garam dan lainnya.
2. Mengupas cat lama yang sudah rusak atau pudar
3. Membuat profile (kekasaran) pada permukaan metal sehingga cat lebih melekat.
Lalu bagaimana mengukur tingkat kebersihan sandblasting itu?
Mungkin Anda pernah mendengar ukuran standar sandblasting adalah Sa 2.5. Sa adalah salah satu standard tingkat kebersihan yang dikeluarkan oleh Swedish Institute for Standards disingkat SIS. Kode Sa disini berarti standard kebersihan Swedish menggunakan Abrasive.
Pengertian Sa.2.5 berarti pembersihan / penyemprotan metal menghampiri putih “near-white metal blast cleaning”, dengan pengertian bahwa penyemprotan terhadap permukaan metal dilakukan sampai warnanya hampir putih. Secara kasat mata, warnanya mendekati putih, bersih dari segala kotoran seperti kulit besi, karat, bekas cat, debu, dan sebagainya, yang tertinggal hanya sedikit noda atau bintik kecil yang samar dan itupun tidak boleh lebih dari 5% dari total suatu permukaan yang dibersihkan. Untuk dapat mengetahui secara pasti bahwa tingkat kebersihan yang dikehendaki telah tercapai, dipakai acuan warna sebagai perbandingan berupa referensi warna permukaan disebut dengan visual pictorial surface standard. Sedangkan yang menggunakan alat dengan magnifier “surface profile comparator” gunanya untuk melihat tingkat kekasaran permukaan setelah sandblasting.
 Standard-standard yang lain selain Swedish Standard yang digunakan untuk tingkat pembersihan permukaan ada beberapa, misalnya standard dari SSPC (Steel Structure Painting Council), NACE (National Association of Corrosion Engineers), ISO (International Organization for Standarization), SAA (Standard Australia), DS (Standard Denmark) dan JUS (Standard Jugoslavia), tetapi yang sangat umum digunakan saat ini adalah Standard Swedish, SSPC, dan NACE.

Info
WAWAN HERMAWAN 
M / WA  081210756922 
Jl. Mt Haryono, Setu, Bekasi Regency, West Java 17320

email : multidayaraharja@gmail.com 
Web : PT.Masinton Indotrading
Blog : CV. Multi Daya Raharja Blog
Google Map : CV.Multi Daya Raharja





Read more

ASKARINDO HARAP KERAN IMPOR KAROSERI DITUTUP

Asosiasi Karoseri  Indonesia (Askarindo) menaruh harapan besar kepada pemerintah, untuk segera menutup keran impor industri karoseri yang selama ini masih dibuka.
Ketua Umum Askarindo, Sommy Lumadjeng mengatakan, sebenarnya Indonesia adalah negara yang cukup besar dan potensial untuk industri karoseri. Tak hanya sebagai pasar, melainkan sebagai pemain di industri karoseri.
Dahulu, menurut Sommy, Indonesia pernah sempat meng-ekspor berbagai karoseri ke banyak negara. Tapi hal itu tak berlangsung dalam jangka waktu lama, karena para produsen karoseri sudah kesulitan untuk melakukan ekspor karena terbentur berbagai kebijakan pemerintah.
“Kita sebenarnya mampu (menjadi pemain di industri karoseri). Kita pernah mengirim ke banyak negara, tapi peraturan-peraturan (pemerintah) cukup menyulitkan kami,” terangnya di Jakarta.
Sommy sendiri mengaku, sebagai ketua Askarindo sudah melakukan pertemuan dan berbicara dengan Kementerian terkait, yakni Kementerian Perdagangan. Hasilnya, saran-saran yang diberikan Askarindo akan dipertimbangkan oleh Kementerian Perdagangan.
Askarindo meminta Kementerian Perdagangan untuk lebih memberikan kesempatan industri karoseri nasional dalam mengembangkan sayapnya. Sommy juga meyakini kualitas karoseri nasional tak kalah dengan karoseri impor.
Sumber : MobilKomersial.com
Repost by hermawan masinton 
Read more